Sanju Inc.

Penyebab Hipertensi

Pola Makan

Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu penyebab utama hipertensi. Masyarakat di perkotaan umumnya terdorong untuk mengkonsumsi makanan yang kurang sehat secara berlebihan. Berikut ini adalah beberapa nutrisi makanan yang dapat menyebabkan hipertensi bila dikonsumsi dalam jumlah berlebih.

Garam

Jumlah asupan garam berkorelasi positif dengan nilai tekanan darah sehingga semakin tinggi asupan garam seseorang makan tekanan darahnya pun akan meningkat. Prevalensi hipertensi di masyarakat perkotaan dipicu oleh mudahnya akses terhadap garam. Tingkat asupan garam masyarakat modern bisa mencapai 10 kali lebih tinggi (100-200 mmol garam/hari) dibandingkan masyarakat purba yang hidup dari berburu (20-40 mmol garam/hari). Asupan garam yang dianjurkan adalah tidak lebih dari 2,4 g/hari (100 mmol). Makanan olahan umumnya memiliki kandungan garam yang tinggi, contohnya roti (sekitar 250 mg/ 100 g), daging seperti bacon(1500 mg/ 100 g), cemilan seperti popcorn (1500 mg/ 100 g) dan juga bumbu seperti kecap (7000 mg/ 100 g).

Lemak Tak Jenuh

 

Alkohol

Konsumsi alkohol yang berlebihan (lebih dari 30 gram alkohol per hari atau sekitar dua "sajian") akan meningkatkan tekanan darah baik orang normal maupun penderita hipertensi. Mekanisme alkohol untuk meningkatkan tekanan darah masih belum diketahui secara pasti. Namun, penyebabnya diduga sebagai aktivasi saraf simpatetik dan perubahan konsentrasi kortisol (sejenis hormon steroid) dan kalsium pada sel.

Pola Hidup

Kurang Olahraga
Stres
Merokok

Merokok dapat meningkatkan tekanan darah karena zat nikotin pada rokok berperan melepaskan hormon vasopressin yang menurunkan permeabilitas pembuluh darah sehingga tekanan darah meningkat.

Usia

Seiring bertambahnya usia seseorang, pembuluh darahnya semakin mengeras dan tidak elastis sehingga rentan terhadap tekanan darah. Penuaan pembuluh darah dapat diperlambat melalui pola hidup dan pola makan yang sehat.

Genetik

 

Faktor lain

Hipertensi dapat terjadi pada kasus-kasus terntentu. Contohnya adalah pada saat seorang wanita dalam masa mengandung dapat mengalami gejala hipertensi yang disebut preeklampsia. Umumnya setelah melahirkan maka tekanan darah akan kembali normal, namun wanita yang mengalami preeklampsia memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami hipertensi di masa depan. Tekanan darah juga dapat lebih tinggi daripada yang seharusnya saat diukur akibat rasa cemas (white coat syndrome). Hal ini dapat diketahui dengan membandingkan nilai tekanan darah saat diukur oleh dokter dan saat diukur sendiri di rumah menggunakan mesin pengukur tekanan darah otomatis.

 

Referensi

Alderman MH. 2000. Salt, blood pressure, and human health. Hypertension 36:890-893.
JNC. 2004. The seventh report of the Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure - complete report. NIH Publication
Primatesta P, et al. 2001. Association between smoking and blood pressure: Evidence from the health survey for England. Hypertension 37:187-193.
WHO. 2013. A global brief on hypertension: silent killer, global public health crisis. Geneva: WHO.

Penyebab‹LŽ–ˆ๊——

Negara Berkembang

Hipertensi merupakan salah satu masalah utama dalam kesehatan publik di negara-negara berkembang. Diperkirakan sekitar 1.15 milyar orang mengalami hip...

โBaca Lebih Lanjut

Japanese Site   Testimonials


Situs ini sedang dalam pengembangan